Ini Dia Contoh Web Server yang Perlu Kamu Ketahui

Software Load Balancing

Ini Dia Contoh Web Server yang Perlu Kamu Ketahui

Web Server adalah bagian dari server berupa perangkat lunak atau software yang memberikan layanan kepada klien untuk menerima permintaan halaman Web melalui HTTP ataupun HTTPS. Saat ini telah banyak web server yang tersedia, maka dari itu Anda perlu mengetahui beberapa web server untuk membantu Anda memilih web server mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Contoh Web Server

Web server dibutuhkan ketika Anda ingin membangun sebuah aplikasi server/client. Saat ini, web server banyak digunakan oleh IT Developer. Berikut ini adalah contoh web server yang dapat Anda kenali lebih dalam

 

1. Apache

Web server yang pertama adalah Apache. Apache ini diluncurkan sejak bulan Februari tahun 1995 di bawah pengawasan Apache Software Foundation dan menjadi populer pada bulan April tahun 1996.  Apache merupakan salah satu web server yang tertua di dunia dan paling banyak digunakan.

 

Web server yang pertama ini didukung oleh berbagai hal, seperti SSL, PHP, dan kontrol akses. Kontrol akses pada Apache bekerja sesuai dengan nama host atau IP Common Gateway Interface (CGI). Kontrol akses ditempatkan sebagai modul dan modul yang paling terkenal adalah Practical Extraction and Report Language (Perl). Sedangkan Personal Home Page (PHP) adalah program yang serupa dengan CGI yang memiliki fungsi untuk memproses teks dan bekerja pada web server.

 

Pertama kali diluncurkan, Apache ini didesain untuk kepentingan operating system UNIX. Namun, Apache versi terbaru menawarkan program yang dapat digunakan pada Windows NT. Apache ini dilengkapi dengan berbagai program pendukung yang lengkap. Seperti server pada umumnya, dalam setiap produk pasti akan ada kelebihan dan kelemahannya. Adapun kelebihan dari contoh web server yang pertama ini adalah sebagai berikut

  • Cara instal dan penambahan peripheral yang mudah
  • Kategori freeware
  • Mudah untuk diatur
  • Bersifat open source
  • Memiliki keamanan yang baik dengan sistem keamanan Secure Socket layer (SSL)
  • Dapat di kompilasi sesuai dengan spesifikasi HTTP versi baru
  • Memiliki kompatibilitas platform yang tinggi

 

Sedangkan kelemahan dari server Apache ini adalah mudah untuk diserang DoS, string referrer tidak menerapkan karakter kutip, tidak bisa melakukan kontrol load, dan bisa merusak format.

 

2. Nginx

Contoh web server yang kedua adalah Nginx. Nginx (Engine X) merupakan web server open source yang mengedepankan performa, kecepatan, dan kemudahan. Web server ini dapat digunakan oleh semua orang dengan gratis. Nginx dapat mengatasi web yang memiliki traffic yang tinggi dan memiliki kepadatan lalu lintas yang sibuk. Namun, tetap ringan dan stabil.

 

Adapun kelebihan yang dimiliki oleh contoh web server yang kedua ini adalah sebagai berikut

  • Performa bagus

Nginx mampu menangani permintaan klien hingga 10 juta setiap harinya, dengan kata lain Nginx dapat menangani ratusan permintaan dalam waktu 1 detik.

  • Kelengkapan fitur

Nginx menyediakan berbagai fitur yang banyak dibutuhkan oleh pengguna, misalnya virtual host, URL rewriting, static file serving, dan lain sebagainya.

  • Event-Based Architecture

Penggunaan Event-Based Architecture pada Nginx dapat meminimalkan thread dalam memproses permintaan klien sehingga memori yang digunakan juga relatif kecil sehingga server terasa ringan dan responsif.

 

3. Internet Information Services (IIS)

Contoh web server yang ketiga adalah IIS. IIS merupakan web server yang digunakan oleh operating system Windows. ISS ini terintegrasi dengan Windows 2000 server. ISS ini juga menjadi fondasi untuk platform internet dan juga internet Microsoft. Namun, contoh web server yang ketiga ini adalah web server yang berbayar. Adapun fungsi yang dimiliki oleh IIS adalah sebagai pendukung protokol IP atau TCP yang berjalan dalam application layer.  Contoh web server yang ketiga ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur, di antaranya

  • Delegated remote management
  • Admin tool yang kuat
  • Web farm dengan manajemen terpusat
  • Kompresi dan caching yang dinamis
  • Secure content publishing
  • Perlindungan terhadap akses
  • Dan lain sebagainya

 

4. Lighttpd

Contoh web server selanjutnya adalah Lighttpd. Lighttpd adalah web server open source yang memiliki lisensi dari BSD. Lighttpd dapat digunakan pada operating system Windows, Linux, dan Unix-like. Lighttpd ini menggunakan bahasa pemrograman C.

 

Kelebihan yang patut Anda pertimbangkan dari contoh web server yang keempat ini adalah

  • HTTP compression yang digunakan adalah mod_compress dan mod_deflate versi terbaru (1.5.x)
  • Memiliki ukuran kecil yaitu < 1 MB
  • Virtual hosting fleksibel
  • Hanya menggunakan beberapa thread untuk desain singlet-process

 

Di samping itu, Lighttpd juga memiliki kelemahan, di antaranya

  • Tidak memiliki komunitas yang banyak karena pengguna Lighttpd ini belum sebanyak Apache dan juga IIS
  • Fast-CGI belum bisa berfungsi secara maksimal
  • Update terbaru dari Lighttpd ini lama keluarnya
  • Belum memiliki support IPv6

 

5. LiteSpeed

Contoh web server berikutnya adalah LiteSpeed. LiteSpeed merupakan web server open source yang dikembangkan oleh LiteSpeed Technologies sejak tahun 2013. Berbagai fitur yang dimiliki oleh contoh web server yang kelima ini adalah sebagai berikut

  • HTTPS
  • GZIP
  • HTTP/2, HTTP 1.0/1.1 compliant
  • Support IPv4 dan IPv6
  • Bekerja di atas Solaris, MacOSX, Linux, dan FreeBSD
  • Support websocket proxy
  • Support PHP, Ruby, Pearl, Phyton
  • Dan lain sebagainya

 

Setelah mengenal lebih dalam berbagai contoh web server diatas, maka untuk memaksimalkan penggunaan web server, Anda membutuhkan laptop atau PC yang mendukung. Untuk melihat daftar laptop atau PC yang tersedia untuk menunjang pekerjaan.

Katalog Produk JKT Gadget

Apakah HTML Termasuk Web Server?

HTML atau Hyper Text Markup Language adalah bahasa yang menggunakan tanda tertentu untuk menyatakan beragam kode yang harus diterjemahkan oleh browser agar alamat yang diinginkan dapat ditampilkan dengan benar. HTML ini memiliki susunan yang serupa dengan coding, namun HTML bukanlah bahasa pemrograman karena tidak bisa berfungsi secara dinamis.

Adapun fungsi dari HTML ini adalah sebagai berikut

  1. Menampilkan informasi dalam browser internet
  2. Membuat halaman web
  3. Membuat link yang dapat menuju ke halaman web lain dengan hypertext

Jadi, HTML ini bukanlah web server.

Kegunaan Web Server

Web server memiliki banyak kegunaan, di antaranya

  1. Melakukan pengecekan terhadap kesediaan modul yang dibutuhkan dan kesiapan modul tersebut untuk digunakan
  2. Penghubung dengan web lain dan mengolah serta memeriksa keamanan permintaan HTTP atau HTTPS dari browser
  3. Melakukan pembersihan pada cache, penyimpanan, dan modul yang sudah tidak digunakan lagi
  4. Menyediakan informasi berdasarkan permintaan yang diberikan

Demikian informasi mengenai contoh web server yang perlu Anda ketahui. Semoga contoh web server di atas dapat meningkatkan pengetahuan Anda dan dapat membantu Anda dalam membangun website profesional dengan cara menentukan pilihan web server yang tepat.

 

Jika Anda merasa bingung dan ragu setelah menyimak contoh web server di atas, Anda tidak perlu khawatir, BSB dari PT. Bersatu Selaras Bersama menyediakan teknologi server dan terbuka untuk Anda yang ingin melakukan konsultasi tentang teknologi web server untuk meningkatkan efisiensi company Anda. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi ptbsb.id.

Baca juga : Supplier Hardware untuk Fasilitas Laptop Mahasiswa

No Comments

Post A Comment

Contact Us